Dayahidup senang sekali dapat berbagi hasil dari workshop yang diadakan baru-baru ini di Perkebunan Gunung Madu untuk 145 guru berdedikasi dari jenjang TK sampai SMA. Kegiatan pengembangan profesional selama 6 jam ini, yang diprakarsai oleh Yayasan Gunung Madu, berfokus pada membekali para pendidik dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menumbuhkan kesejahteraan siswa dan menerapkan strategi pengelolaan perilaku yang efektif.
Workshop ini selaras dengan Kerangka Sekolah Bahagia UNESCO, yang menekankan pentingnya kesejahteraan siswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan produktif. Melalui sesi interaktif dan diskusi yang menarik, para peserta mengeksplorasi berbagai pendekatan untuk:
- Mempromosikan praktik pembelajaran sosial-emosional (SEL): Para guru memperoleh wawasan berharga dalam membina kecerdasan emosional, kesadaran diri, dan hubungan yang sehat di antara siswa.
- Mengembangkan teknik pengelolaan kelas yang positif: Workshop ini membekali para pendidik dengan strategi praktis untuk menciptakan lingkungan belajar yang terstruktur dan mendukung yang meminimalkan gangguan.
- Mengidentifikasi dan menangani kebutuhan siswa: Para peserta belajar bagaimana mengenali dan menanggapi potensi tantangan yang dihadapi siswa, sehingga menumbuhkan rasa kepemilikan dan dukungan.
Energi positif dan partisipasi aktif selama workshop ini sungguh menginspirasi. Komitmen Yayasan Gunung Madu terhadap pengembangan guru patut diacungi jempol, dan inisiatif ini secara langsung berkontribusi pada pembentukan fondasi yang kuat untuk sekolah bahagia di dalam komunitas perkebunan.
Dengan memprioritaskan kesejahteraan siswa dan pengelolaan perilaku yang efektif, para pendidik dapat menciptakan ruang kelas yang tidak hanya menumbuhkan pertumbuhan akademis tetapi juga kesejahteraan emosional. Hal ini, pada gilirannya, akan mendorong lingkungan belajar yang lebih positif dan produktif untuk semua.





